Langsung ke konten utama

Foto Blog: Brengsequeen Edisi Lembang Tiris

Hari ini tanggal 1 Maret 2019 pukul 00.38 wib. Seharusnya ogut udah tidur. Tapi realitanya malah ngetik depan laptop dalam keadaan kelaparan. 

Tadi Ayumi ngirim foto-foto Brengsequeen ke grup chat. Brengsequeen ini adalah nama pertemenan (pengen ngetik geng tapi asa naon) yang isinya terdiri dari ogut, Tari, Ayumi, Aih, April dan Eva. 



Yang pake kerudung merah itu namanya Astari, yang pake kerudung item itu namanya Ayumi, lalu perempuan berkerudung biru itu ogut, kemudian perempuan kerudung coklat sebelah ogut itu namanya Aih, di belakang Aih ada April dan di samping April ada Eva. Seinget gue, pertemanan ini terbentuk karena interaksi di antara kita yang lumayan intens karena sama-sama menjabat sebagai pimpinan BEM. Ya ampun masa-masa rapat melelahkan itu:') Kemudian suatu ketika Aih berinisiatif bikin grup chat yang isinya kita-kita. Awalnya sih isinya sebagai wadah curhat percintaan Aih yang sedang lasut. Lama-lama berubah jadi akun gosip *cikal-bakal lambe turah*

Kenapa namanya brengsequeen? Brengsequeen ini sebenernya singkatan dari Brengsek Queen. Gue juga lupa sih siapa pelopor nama ini. Kalo ga salah sih Eva. Pokoknya yang berkaitan dengan konten negatif tuh pasti Eva deh. Kita tuh sadar sih kita tuh perempuan liar. Wanita ular. Jadi muncul lah kata brengsek itu. Tapi level brengseknya udah beyond. Maka terciptalah nama brengsek queen. Padahal mah aslinya....muka sangar, hati sendok nyam-nyam. 

Balik lagi ke Ayumi yang ngirimin foto brengsequeen ke grup chat wa. Foto yang Ayumi kirim itu sebenarnya ada di hp Sony gue yang dulu di mana kartu memorinya udah ilang. Otomatis beberapa foto-foto masa kuliah jaman dulu ikutan menyublim entah kemana. Gue jadi kepikiran ingin mengabadikan foto-foto itu di media yang bisa gue liat dan gue kenang di masa mendatang. Maka tercetus lah ide "foto blog" ini! Di saat sudah ada media sosial bernama instagram yang khusus untuk foto-foto, w malah apdet foto-foto di blog. Logic level: mahasiswa Harvard. 



Foto blog kali ini temanya dalah Lembang Tiris. Foto-foto ini diambil di daerah Lembang di suatu ketika:) (atuh da lupa tepatnya kapan). Pokoknya di suatu ketika itu angkatan Psikologi 13 (angkatan gue) lagi ikutan lomba futsal yang ujung-ujungnya pasti kalah. Angkatan 13 ikutan lomba futsal mah untuk menghambur-hamburkan uang kas angkatan aja. Meh teu loba-loba teuing kitu. Sieun dicarekan KPK. Kalo ada lomba futsal gitu, anak-anak angkatan 13 pasti banyak yang ngumpul. Mumpung lagi pada ngumpul, ada lah yang ngide untuk sekalian aja main ke Lembang. Beberapa orang setuju tuh ya main ke Lembang. Ngeeengg pergi lah ke Lembang dalam keadaan hujan badai demi na siah. Bayangin yah ke Lembang yang dinginnya macem freezer kulkas dua pintu terus di sepanjang jalan kehujanan pula. Pas nyampe di Lembang pesen makanan yang harganya mahal macem beli saham faber castel. Padahal cuma camilan. Abis itu balik lagi ke Bandung. Waw. Sungguh kegiatan yang produktif. Tapi seneng deng! Kapan lagi ye kan? Masuk angin dan dompet jadi tipis.

Ini foto-foto kebersamaan Brengsequeen saat di Lembang. 

April sama Eva mukanya gak lolos sensor. Ngeblur:(


Alhamdulillah muka April dan Eva udah lolos sensor. Gak ngeblur lagi


Ayumi pose peace. Tangan w tanpa sadar nunjukkin pose jari tengah. Inilah yang namanya life balance:)


Si Eva lagi kelilipan tupai. Makanya merem-merem. 


Yang pose cantik  cuma Aih, April, sama Eva. Pengkhianat memang. Antek-antek VOC!


Gaes, yang item-item di belakang itu bukan penampakan ya. Itu Fajar. Manusia kok. 


Raisa and Isyana who


Va, ekspresi aku ini menunjukkan betapa terganggunya diriku akan keberadaan dirimu di foto ini


Bentar atuh gaes, w ma Aih lagi benerin kerudung neh


Nahhh kerudungnya udah bener


Akibat terlalu kedinginan jadi posenya begini. Liar, beda, dan berbahaya. 


Keeping Up with The Kardhasians. Fajar sebagai Kendal Jenner.

Okey.....

Key.....

K......

...........

Ya Allah mukanya Fajar kemana:((((



Muka w mirip Jefri Nichol ga sih?!



Dah! Sekian foto blog kali ini. Kalo ada editor Vogue Magazine yang liat foto-foto ini dan ingin merekrut kami sebagai model, silahkan komen aja ya. Trimsy!



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cinta dan Luka dalam Rumah Tangga

Topik materi malam ini menarik sekali bagiku yaitu "Cinta dan Luka dalam Rumah Tangga." Disampaikan oleh Olphi Disya Arinda, M.Psi., Psikolog. Ketika remaja, konsep pernikahan di kepalaku adalah mencari seseorang yang bisa diajak hidup bahagia bersama.  Namun seiringnya berjalannya waktu (tua maksudnya), konsep tersebut menjadi bergeser. Di kepalaku sekarang ketika mencari pasangan hidup bukan lagi soal orang yang bisa diajak hidup bahagia. Tetapi seseorang yang bisa diajak berkonflik bersama. Maksudnya bukan berarti tidak mau bahagia ya. I mean, it's an automatic lah. Siapasih yang tidak mau menikah sama orang yang kita bahagia ketika bersamanya? Tapi tidak semua orang bisa diajak berkonflik bersama secara sehat. Materi malam ini sebagian besar membahas hal tersebut; konflik peran sebagai istri, konflik dalam rumah tangga, kunci dalam konflik, 4 horsemen of apocalypse, dan  fair fight guideline.    PERAN ISTRI Sesi kelas dibuka dengan pertanyaan, bagaimana gambar...

Review: Puberty Doesn't Hit Me Hard, Skincare Does

Ciao! Come stai? Sto molto bene . Aweu gaya banget kan pembukaan gue pake Bahasa Itali? Maklum, akhir-akhir ini gue lagi belajar Bahasa Italia biar kalo ketemu Rossi gak uu aa uu aa. Btw, quick fun fact: gue baru tau arti zupa (Bahasa Italia) adalah sup. Jadi zupa soup artinya sup sup. Sungguh pengulangan yang sangat mengulang. OKAY ENOUGH FOR THE INTRO! Kali ini gue mau membahas tentang skincare routine gue (cailaaaahh skinker rutin) dan sederet pengalaman gue saat muka sedang jerawatan. Hiks masa-masa kelam itu *nangis di pundak kokoh Ronaldo*   Jadi, gue baru mengenal skinker itu saat usia gue menginjak 22 tahun. Sejak gue puber jaman-jaman SMP itu gue gak ngerti skinker. Gue cuma make facial wash doang. APA ITU TONER APA ITU SERUM APA ITU MOISTURIZER?! Bodoh banget gue dulu tuh soal perawatan kulit. Pas SMP gue nyobain sih make Viva. Tapi pas gue pake milk cleanser dari Viva kulit muka gue terasa panas terbakar gitu. Apaqa kulit qu saat itu menginjak teras nerak...

Lapis Legit: Kue Manis, Tak Seperti Janjimu

Sebentar lagi lebaran. Para keluarga pun sibuk mempersiapkan berbagai hal demi menyambut hari kemenangan. Dari yang mulai beli baju lebaran, ngecat pager, renovasi rumah, memberantas kejahatan, sampai nyiapin template buat minta maaf ke mantan. Hmmm. Salah satu tradisi yang gak afdol rasanya kalau gak dilakuin menjelang lebaran adalah, membuat kue lebaran. Keluarga gue salah satu dari sekian milyar keluarga yang melakukan tradisi itu. Keluarga dari nyokap gue merupakan suku asli Lampung. Jadi mereka hari ini membuat salah satu kue khas Lampung yaitu lapis legit. Gue yang belum pernah ikutan buat kue ini jadi penasaran buat ikutan. Yah lumayan kan ya buat jadi bahan ngeblog. Biar tulisan gue di blog ada manfaatnya di mata masyarakat *berdiri di pinggir jurang* *rambut berkibar-kibar* Lapis legit merupakan salah satu kue khas Lampung. Kenapa namanya lapis legit? Itu karena bentuk kuenya yang berlapis-lapis dan rasanya yang legit #InfoKue #SayaBertanya #SayaMenjawab. K...