Beberapa hari yang lalu ketika Yoga, aku kepikiran kenapa olahraga yang populer saat pandemi Covid-19 adalah bersepeda? Aku juga jadi bertanya-tanya kenapa bersepeda menjadi massive trend yang tiba-tiba. Gak salah sih cuma bersepeda kan dilakukan di luar rumah, terkadang sering bergerombol dan lumayan mahal (kecuali sepeda nyewa). Sedangkan selama pandemi ini, (((kita))) dianjurkan untuk stay at home dan menjaga jarak. Apalagi banyak orang-orang yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi ini. Tapi kok olahraga mahal malah bisa jadi trend ya? KONGLOMERAT YA BAPAK LO PADA HAH
Hari ini aku mau mencoba membahas tentang Yoga. Yoga adalah salah satu olahraga yang bisa dilakukan di rumah. Selain itu, Yoga tidak hanya melatih fisik tetapi juga pikiran sebagai satu kesatuan. Menurutku Yoga adalah olahraga yang sangat cocok dicoba di masa Covid-19 karena dapat mereduksi stres saat stay at home. Artikel yang aku baca hari ini berjudul Yoga in The Time of Coronavirus. Ditulis oleh Sherry Hamby, Ph.D.
Coronavirus membuat kita berada pada situasi penuh ketidakpastian, sedikit informasi (atau terlalu banyak informasi tanpa tahu cara membedakan hal yang nyata) dan kita sering merasa tidak terkendali. Ketidakpastian, kurangnya kendali dan informasi merupakan pemicu utama stres. Maka dari itu kita perlu mengelola stres yang muncul selama masa pandemi COVID-19.
Yoga merupakan salah satu alat mengelola stres yang dapat kita lakukan di rumah. Yoga dapat dilakukan di ruang kecil dengan sedikit atau bahkan tanpa peralatan. Kita juga bisa berlatih Yoga secara sendiri atau dengan bimbingan. Banyak video di youtube tentang panduan latihan Yoga.
MENGAPA YOGA?
Semakin banyak bukti empiris yang mendukung Yoga sebagai strategi tambahan untuk mengelola stres dan meningkatkan kesejahteraan. Orang yang berlatih Yoga mengalami lebih sedikit kecemasan, lebih sedikit depresi, dan lebih sedikit gejala gangguan stres pasca trauma. Yoga juga meningkatkan kesejahteraan termasuk meningkatkan kebersyukuran, kasih sayang, keterhubungan, penerimaan, keterpusatan, empowerment, self esteem dan harapan.
Yoga juga membantu kita mengelola stres dan meregulasi diri (sesuatu yang perlu kita lakukan di masa pandemi). Kita sebagai manusia dibekali strategi koping bawaaan untuk menanggapi stres. Namun terkadang respons kita terhadap stres bisa menjadi tidak seimbang. Kita hidup di dunia yang biasanya mengaktifkan respon simpatik; cara tubuh kita merespon stres (flight or fight).
Hal tersebut dapat diimbangi dengan respon parasimpatis; cara tubuh kita untuk membantu kita beristirahat dan rileks. Yoga dapat membantu kita mengaktifkan respon parasimpatis dan menemukan keseimbangan.
Selain itu, Yoga juga membantu kita meregulasi diri saat stres dengan dua cara yaitu top-down dan down-top; mengubah pesan dari otak ke tubuh dan dari tubuh ke otak. Hal tersebut terjadi melalui gerakan, pernapasan dan mindfulness kita saat melakukan Yoga.
Yoga sekarang digunakan sebagai pengobatan dasar berbasis empiris dan sering dikombinasikan dengan intervensi lain yang bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Yoga juga merupakan alat yang mudah diakses untuk semua tipe tubuh dan kemampuan fisik. Yoga dapat menjadi aktivitas yang menenangkan dan memulihkan atau menjadi aktivitas yang aktif secara fisik tergantung kebutuhan dan kemampuan fisik. Yoga membuat kita sadar dengan tubuh kita, mendengarkan kebutuhan tubuh kita dan menerima tubuh kita tanpa penghakiman.
Masa pandemi memberikan situasi-situasi sulit yang tidak dapat diprediksi kapan berakhir. Selama masa sulit tersebut, tidak apa-apa jika kita merasa tidak tahu apa yang harus dilakukan. Tidak apa-apa untuk merasa cemas dan overwhelmed atau sedih. Kita juga dapat menggunakan alat atau cara yang familiar untuk membantu kita mencapai kesejahteraan. Yoga merupakan salah satu alat yang bisa kita gunakan untuk membantu kita menghadapi masa-masa sulit akibat COVID-19.
Komentar
Posting Komentar